Translate

Minggu, 06 September 2026

Cucu ke 3 Ku


 Saat putra ke 2  berencana ingin punya anak lagi, Aku langsung berdoa,"Agar Alloh SWT memberi Dia anak laki2 yang mirip putra ke 3 yg wafat ditabrak Orang.

Alhamdulillah..doa Ku terkabul Cucu Ku lahir. Laki2 yang sangat mirip dg almarhum putra ke 3 Ku. kondisinya memprihatinkan: di slang 3 tempat ( mulut untuk sedot air ketuban yg terminum saat hari akibat lambatnya penanganan medis ), di tangan untuk asupan nutrisi, di hidung untuk memperlancar pernapasan.

Dan sampai saat ini Aku merasa Dia sangat berbeda di hati Ku, terasa sangat dekat, menghibur, penurut pada Ku, dan mirip sekali perilakunya dengan almarhum

Allohumma thowwiil a'maronaa wa a' maro jami'i auladzi wa auladzti wa durriyati kamaa thulul ' imro Abdurrahman bin Auf wa Barik lanaa fi a'marinaa kamaa baroka ' umroh Rosulullah Saw wa Shohih ajsaadanaa shihatan wa 'afiatan daiman hayaatinaa waj'alnaa lil Muttaqiinaa Imaama waj'alnaa min ahli 'ilmi diinil Islam wa ahlilQur'anilKarim wa min hafidzil hamililQur'anil karim 30 juz, waj'alnaa min ahli Taqwa wa min ahli Dakwah Islam wal istiqomata wa Husnal khotimah, Aamiiin 

Sabtu, 05 September 2026

Mencium hajar aswad, mimbar Rosululloh saw & Mimpi Ketemu Gus Baha yg ke 23

 Saya daftar haji bulan Desember  tahun 2012 karena menunggu Suami dan Ibu  bersedia didaftarkan juga dan berangkat th 2026

Sungguh suatu keberuntungan di th itu kementerian haji baru berdiri sehingga kebijakannya Pro rakyat, biaya turun, pelayanan bagus, fasilitas ok dan makan bergizi , minuman, buah2, daging, roti , susu berlimpah, Alhamdulillah 

          Kami masuk gelombang kedua, sehingga langsung ke Mekkah. Seminggu sudah di Mekkah belum bisa jamaah di Masjidil haram, karena hotel Kami sangat jauh di Syisah, harus naik bis ubtuk berjamaah, maka dihimbau untuk istirahat, persiapan manasik haji inti supaya tidak kecapaian pada saat menjalankan semua rukun, wajib dan sunnah2nya.

Lalu Kami mulai berhaji, dari Wukuf di Arofah, menginao di Muzdalifah,  lempar jamarot di Mina, sampai thowaf ifadhoh dan Sa'i. Alhamdulillah semua berjalan lancar.

Setelah selesai manasik haji dan sudah syah haji nya, lagi2 semunggu di Mekkah tidak brjamaah di Masjidil haram, karena Bus ke Masjidil haron belum beroperasi lagi setelah berhenti karena proses haji.

Lalu selama 2 minggu Saya berumroh sunnah dan 6 x umroh dg yg wajib. Setiao umroh, ketika thowaf, tidak pernah menyentuh Ka'bah dan Hajar Aswad karena selalu penuh sesak, Suami atau teman2 Ku tidak bisa diajak untuk itu.

Akhirnya Aku memilih berangkat jamaah sholat dan thowaf sendirian, supaya bisa mencium Ka'bah, hajar aswad, maqom Ibrahim,dan hijir ismail . Alhamdulillah... semuanya dapat kulakukan, menciym Ka' bah, hajar aswad/ rukun Yamani dan berkali2 mencium maqom Ibrahim.

Ketika hari ke 30 di Mekkah, teoatnya hari Kamis PON, dikabarkan akan pindah ke Madinah esok hari/ jumat, Aku agak bertanya-tanya dalam hati,"Mungkinkah Aku tidak bisa ke roudhoh & ziaroh ke Makam Rosululloh saw , bila tidak bisa, apakah karena dosa2 Ku dan hinanya Aku di Hadaoan Alloh SWT dan Rasulullah Saw ?" Hal ini karena aplikasi nusuk hp Ku error. Tetapi sejak di Tanah air, Aku yakin," jika Alloh SWT sudah berkendak, apapun halangannya, pasti Aku bisa, apalagi cuma aplikasi . Hati Ku bertanya2, mataku mengantuk, dalam tidur pagi ( jam _+ jam 09.00 ), Aku bermimpi ketemu Gus Baha yg memelukku dari arah belakang dengan berkata, " tak tunggu neng ngisor lampu neng panggung kono." Lalu kuabaikan mimpi itu...kuanggap angin lalu. Aku mimpi seperti itu tidak tahu apa maksudnya dan tidak ingin tahu, karena Aku juga tidak berpikir ttng Gus Baha waktu itu.

Hari pertama di Madinah Kloter Ku, tidak ada kegiatan apa2, hari berikutnya pun seperti itu, sementara teman2 ramai bicara ttng masuk roudhoh tanpa aplikasi nusuk, tidak bisa. Akhirnya Aku woro2 di grup Karom, agar KBIH/ kloter mengusahakan senua jamaah bisa masuk roudhoh tanpa kartu nusuk secara kolektif. 

Alhamdulillah, hari berikutnya nya, Kami satu kloter masuk roudhoh, di sini terjadi keanehan2 pada Ku.seperti yg biasa ku alami . Ketika semua Orang dalam rombongan Ku masuk, tiba2 Aku tertinggal & sendirian, karena diputus oleh Petugas ketika Aku tersadar , Aku berpikir, "lho nanti bagaimana kalau Aku salah jalan, koq tidak ada teman satupun...." Tiba2  Petugas berteriak, " Indonesia ! Indonesia ! Sambil menyuruh Indonesia masuk dulu....Aku lari ke depan , karena Aku Orang Indonesia, sampai di barisan depan, tiba2 ada yg berteriak, "Malaysia, Malaysia !' Ternyata mereka rombongan Malaysia, jadi Saya disuruh balik ke belakang, tapi Aku justru lari ke depan sambil bikang, "Saya di suruh Petugas...Indonesia suruh maju....Sampai di depan ternyata rombongan Sulawesi, bukan Cilacap, Aku pikir, wah teman2 Ku pasti sudah sampai di makam / roudhoh, akhirnya Aku lari tidak berhenti dalam kebingungan tidak bertemu teman satupun, sambil mikir, " mau ke mana Aku , berhenti atau terus ?... Tiba2 Petugas berterik, sambil melambaikan tangan ke arah Ku, suoaya Aku terus maju, " Ibu...Ibu...mimbar Rosululloh...mimbar Rosululloh...Aku persis di mimbar Rosululloh saw, bersujud, menangus sejadi2 nya, hanya 2 Orang dengan Ku entah Orang mana, dan sampai keluar roudhoh tidak bertemu dg satupun dari rombongan Ku.

Hari berikutnya ,sungguh ajaib, tidak terduga, Saya yg hanya berharap setidaknya 1 x masuk Roudhoh & ziaroh ke Maqom Rosulullah Saw, tiba2  temanKu memberi tahu, bahwa ke Roudhoh setiap hari 2x tanpa aplikasi, yaitu ba'da subuh dan ba'da Isya. Mulai hari itu Saya ke makam dan Roudhoh setiap hari.... Alhamdulillah 

Baru kusadari ternyata arti mimpi Ku, ditunggu Gus Baha di panggung, di bawah lampu, adalah :

1. Ketika sebelum berangkat, Aku yakin Alloh SWT akan mentakdirkan Aku masuk roudhoh dan Rosululloh saw tidak mungkin membiarkan Aku tidak bisa ke roudhoh

2.Aku ketika mau haji berbisik di hati, "kalau memang Gus Baha wali, Aku ketemu Beliau waktu haji, ternyata bertemu dalam mimpi, kalau ketika mau umroh Aku minta bertemu Rosululloh saw untuk membuktikan Aku Waliyulloh sesuai mimpi Ku dulu, dan Alhamdulillah... Rosululloh saw benar2 menemui Ku di restoran hotel ketika mau makan siang, bukan mimpi. Sungguh anugerah luar biasa bagi Ku.

3. Supaya Aku tidak kewatir, tentang bisa masuk roudhoh 

4. Di roudhoh Aku di mimbar Rosululloh saw, isyaroh mimpinya di panggung 

Subhaanalloh wa bihamdihi...

Washolatu wa Salamu 'ala Sayyidinaa Muhammad....

Haji dan umroh Ku adalah 2 anugerah dari banyaknya anugerah yang meliputi keduanya dan kehidupan Ku 

Semua ini murni karena kasih sayang dan karunia Alloh SWT dan Rasulullah Saw kepada Ku...

Karena Aku hanya si bodoh dan si lemah....

😭😭😭😭😭😭😭








 

Jumat, 27 Maret 2026

Apa yang akan terjadi. ?

        


Aku tidak tahu, untuk apa tulisan ini . Aku hanya ingin menulis beberapa hal yang begitu berat dalam hidupku, tapi terus Ku jalani . Ketika genap  20 tahun menikah, Aku baru sadar kalau pilihanKu salah. Aku salah memilih Suami. Karena saat itu Aku tahu "Siapa suamiku" Dia temoeramental, egois, toxic dan sangat dholim.

           MeremehkanKu, memusuhiku, merendahkanku, dan menyakiti anak2 Kami setiap kecewa  dengan kata2 sadis, pukulan, bahkan menggosok mata anak2 ku dengan cabai, serta memarut jari anak2ku hanya karena anak2 ku yg masih  kelas 3 & 5 SD bermain PS. Dia juga sangat jelalatan matanya liar memandangi perempuan lain, sedang terhadapku cuek saja, bahkan sering berexpresi seolah Aku iji wanita jelek rupa, oadahal semua Orang bilang Aku cantik 

            Sebenarnya sifat2 buruknya sudah ku ketahui sejak awal menikah, tapi Aku mengabaikannya, menerima semuanya dengan ikhlas dan rudhlo, karena sifat baikku, sehingga selalu memaafkan dan memandang semua itu  sebagai hal biasa.

          Namun ketika usia ke 20  pernikahan Ku ada kejadian yg sangat mengejutkan, yang membuat Aku tersadar betapa jahatnya Suamiku, sehingga Aku ingin bercerai.  Tiga tahun  kemudian Putra ke 3 Ku meninggal karena tabrak lari. Lalu kusadarkan Suamiku , bahwa kematiannya adalah karma/ azab bagi Suamiku yang sangat sadis suka menyakiti anak2, sehingga Alloh SWT mengambil Anak ke 3 Ku yg oaling patuh, Sholih dan birrul walidain.

          Anehnya, karakter Suamiku tidak berubah....

Lalu di tahun ke 30 perikahan Kami, Suamiku kembali membuat ku kecewa dengan perilaku yang sangat menyakitkan, hingga Aku sangar ingin bercerai dan merasa sangat berat hidup bersamanya. Tapi suamiku tetap mempertahankan rumah tangga Kami, seperti biasa nya setiap Aku meminta cerai.

          Tapi di malam nisfu Sya'ban ba'da shokat tasbih di Masjid tiba2 Suamiku meminta cerai ketija sedang membicarakan perilakunya yang sangat perhatian dan baik pada Orang lain, tiba2 Dia tersinggung dan akan bercerai. Seketika itu juga Aku "iyakan ", tetapi suamiku langsung mencium telapak tangan Ku dan bilang " rujuk"

           Baru 2 bulan peristiwa tersebut berlalu, tiba2 di Bulan Syawal ini Dia kembali menyakiti dan mempermalukan Ku. Kali ini Aku hanya diam dan menangus sendirian, seperti tahun2 sebelumnya...Aku pasrah pada taqdir dan waktu....

Ternyata memang Suamiku adalah Orang Toxic dan Dholim sejak awal hingga kini, tetapi Aku tidak menyadarinya ,karena ketulusan dan keluguanku.....